Era New Normal Dunia Pendidikan Indonesia

Era New Normal Dunia Pendidikan Indonesia

Kebijakan dari pemerintah membuat sebuah program yang wajib dijalankan oleh masyarakat, yaitu Era New Normal didalam Dunia Pendidikan di Indonesia. Tentunya anda penasaran apa saja intisari dari Era New Normal didalam dunia Pendidikan? Tanpa menunda-nunda, mari simak artikel selanjutnya.

Berbulan-bulan sesudah dunia, termasuk juga negeri tercinta kita semua Indonesia dilanda oleh virus Covid-19 yang merajarela kemana saja. Tentunya disaat pandemi ini, dengan kondisi ini pun membuat kita harus tinggal dirumah untuk waktu yang lama, serta meninggalkan aktivitas di luar seperti : Bekerja, Sekolah dan sektor kegiatan lainnya.

Era New Normal Dunia Pendidikan Indonesia

Akhirnya untuk sektor pendidikan diberhentikan untuk beraktivitas di sekolah, dan sementara waktu untuk para peserta didik di Indonesia, harus melakukan kegiatan pembelajaran di rumah masing-masing, atau pembelajaran jarak jauh.

Terdapat banyak hambatan serta rintangan didalam jalani pembelajaran jarak jauh ini, tentunya pembelajaran akan kurang maksimal. Bahka ada guru yang rela datang ke tempat siswa, untuk mereka yang tidak dapat akses internet.

Pada masa sekarang ini pemerintah telah keluarkan sebuah wacana baru atau yang disebut dengan Era New Normal pada sektor pendidikan. Kita dihimbau untuk bisa hidup bersamaan dengan Covid-19 atau Corona. Era New Normal Dunia Pendidikan

Persiapan Sekolah Era New Normal

Tentu banyak perihal yang wajib kita siapkan, agar era new normal ini tak jadi bumerang untuk kita bersama semakin tinggi, bersama dengan angkah terjangkit wabah Covid-19. Apa saja persiapan sekolah untuk Era New Normal ini ?

Era New Normal Dunia Pendidikan

1. Lengkapi sarana & prasana support untuk kegiatan mencuci tangan di tiap kelas.

2.  Bersihkan sekitaran lingkungan di sekolah, bersama semprotkan disinfektan.

3. Menjalin kerja sama bersama dinas kesehatan serta minta tenaga kesehatan minimal perawat hadir di sekolah tiap 1 minggu sekali, untuk memeriksa para peserta didik, bersama dengan tujuan apabila ada siswa yang terkena gejala Covid-19 bisa langsung dirawat.

4. Membuat jadwal guru yang akan kontrol social distancing, untuk para perserta didik saat berada di kawasan sekolah.

5. Susun roster atau yang disebut juga susun jadwal pembelajaran antara pagi dan siang. Jadi proses pembelajaran bisa dikatakan terbagi dalam 2 shift.